Efek BTS Meningkatkan Pencarian Hotel Hingga 6700 Persen

Tur comeback BTS menjadi salah satu sorotan utama dalam industri musik dan pariwisata global. Kegiatan ini tidak hanya menarik perhatian penggemar di seluruh dunia, tetapi juga menjadi magnet bagi wisatawan yang ingin merasakan euforia konser secara langsung.

Dengan mulai berlangsungnya tur yang bertajuk “Arirang” di berbagai kota, permintaan untuk tiket konser semakin melonjak. Pentingnya konser ini tidak hanya terasa di koreografi atau penampilan artis, tetapi juga memberi dampak besar bagi sektor pariwisata di setiap lokasi.

Tren Wisata Konser yang Terus Meningkat dan Dampaknya

Wisata konser, sebagai istilah yang menggambarkan perjalanan khusus untuk menghadiri konser, telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Hal ini menjadi isu sentral di berbagai platform pemesanan perjalanan tahun ini.

Setelah pengumuman mengenai tur BTS, pencarian tiket, penerbangan, dan akomodasi meningkat secara drastis. Data dari platform perjalanan menunjukkan bahwa kota-kota yang menjadi tempat konser mengalami peningkatan pesat dalam pencarian akomodasi.

Beberapa kota seperti Seoul dan Busan di Korea Selatan mengalami kenaikan pencarian tiket pesawat hingga ribuan persen. Fenomena ini menandakan bahwa konser BTS lebih dari sekadar pertunjukan — ini adalah bagian dari pengalaman wisata yang lebih besar.

Rincian Tur dan Reaksi Penggemar yang Membludak

Tur “Arirang” rencananya akan melibatkan lebih dari 34 kota di berbagai belahan dunia, mulai dari Asia hingga Eropa. Setiap pertunjukan bukan hanya menjadi ajang hiburan, melainkan juga menciptakan peluang bisnis yang signifikan.

Tiket konser ini habis terjual dalam waktu sangat singkat, mengindikasikan tingginya antusiasme penggemar. Sementara untuk konser sebelumnya, waktu penjualannya relatif lebih lama, hal ini menunjukkan bagaimana daya tarik BTS terus meningkat.

Banyak penggemar yang rela membayar harga tiket yang jauh lebih tinggi di pasar sekunder, menjadikan konser seperti ini sebuah pengalaman yang sangat berharga namun sulit dijangkau bagi sebagian orang.

Peningkatan Permintaan Akomodasi dan Dampaknya terhadap Harga

Lonjakan permintaan untuk akomodasi jelas terlihat di kota-kota tempat konser berlangsung. Banyak hotel di dekat lokasi konser sudah penuh dipesan, bahkan dengan harga yang bisa mencapai dua kali lipat dari tarif biasanya.

Kondisi ini membuat industri perhotelan menyesuaikan diri dengan tren baru, di mana mereka menawarkan paket atau layanan khusus untuk penggemar yang hadir. Beberapa hotel bahkan menyediakan layanan concierge khusus untuk membantu pengunjung dalam merencanakan perjalanan mereka.

Konsultan pariwisata menyoroti bahwa meskipun wisata konser berlangsung singkat, dampaknya pada ekonomi lokal bisa sangat besar. Pengeluaran penggemar di kota tuan rumah tidak hanya terbatas pada tiket konser, tetapi juga mencakup akomodasi, makanan, dan aktivitas lainnya.

Perencanaan di Balik Kesuksesan Konser dan Kebutuhan Pengunjung

Perencanaan yang matang diperlukan untuk menyukseskan tur berskala besar seperti ini. Menariknya, para pelaku industri pariwisata mulai mempelajari pola kunjungan penggemar untuk dapat menyesuaikan layanan yang ditawarkan.

Beberapa wisatawan konser, meskipun mereka datang untuk menikmati pertunjukan, sering kali memperpanjang masa tinggal mereka untuk menikmati pengalaman lebih di kota tersebut. Hal ini menciptakan peluang tambahan bagi banyak bisnis lokal.

Sebagian pengunjung cenderung mengutamakan fasilitas dasar, seperti tempat beristirahat setelah acara, alih-alih memperhatikan kemewahan. Ini menjadi indikator bahwa jenis wisata yang dihasilkan dari konser memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan wisata umum lainnya.

Related posts